Laman

Senin, 10 Desember 2018

tunggu aku.


Aku tidak pernah terfikir untuk melanjutkan sekolah ke tingkatan yang lebih tinggi dari sarjana sebelumnya. Akupun belum terfikir akan menjadi apa kelak. Cita-cita menjadi arsitek rasanya sudah jauh tidak akan mampu tergapai, dan aku memang sudah memutuskan untuk menyerah dan berpegang teguh pada apa yang aku punya saat ini. Bidang studi yang aku pelajari saat ini tidak menghalangiku untuk mempelajari bidang studi lain. Karena pada kenyataannya, seminar kelasku mengenai teknologi beton dan penelitian tugas akhirku mengenai elektronika instrumentasi. Dan sempat membuatku bertanya-tanya, sebenarnya aku ini jurusan apa.

Beberapa bulan yang lalu, aku mendapatkan kesempatan langka untuk merasakan bagaimana Jepang di musim panas. Bukan sebagai mahasiswa exchange, tapi menyatu sebagai penduduk Jepang pada umumnya. Mempelajari kebiasaan, tata krama dan kebudayaannya. Tidak untuk seminggu atau dua minggu saja, tapi kurang lebih hingga lima sampai dengan enam minggu. Aku meninggalkan kewajibanku sementara di Indonesia untuk ini. Sebuah pengorbanan yang boleh aku bilang setara dengan pengalaman yang aku dapat.

Minggu, 21 Oktober 2018

asrama putra jember

It’s okay if your breath gets short. No one is blaming you. You can make mistakes from time to time. Everyone else does too. If I tell you it’s alright I know that it’s only words   
Lee Hi – Breathe (한숨) 

aku pernah merasakan bahagia disana. pernah tertawa seakan tidak ada hal yang cukup serius untuk dikhawatirkan. aku pernah sangat bahagia. itu cukup sebagai alasan untukku membuat kalian juga bisa merasakan kebahagiaan yang pernah aku rasakan itu.

tapi sekarang semua tidak seperti itu lagi.

entah sejak kapan rasa itu berubah. bukan karena aku tidak berusaha menjaga kehangatan dan kebahagiaan itu. tapi karena memang telah lewat masanya.

di tempat dimana aku pernah merasa kehangatan dan kebahagiaan sebuah keluarga, di tempat itu pula aku merasa sendiri dan terasing.

Kamis, 27 September 2018

upgrading


Setiap orang mengalami fase-fase dimana dia akan menggunakan kilasan-kilasan masa lalunya untuk memperbaiki diri atau justru menjadikannya alasan untuk menjadi semakin buruk. Ada yang menyesali masa lalunya dan ada yang sangat berterima kasih akan itu.

Akupun demikian.

Memasuki semester yang penuh helaan nafas dan sambatan khas mahasiswa semester injury, aku telah banyak belajar bahwa ada kalanya apa yang telah kita lalui dan apa yang terlewati di masa lalu itu memang selayaknya terjadi untuk membentuk diri kita di masa ini.

Minggu, 22 Juli 2018

semua akan ada waktunya.

When you feel exhausted, don't hold back, it's okay to be down -orange-
Sedang musimnya tertekan dan depresi melihat teman-teman seangkatan satu per satu mulai menyelesaikan kewajibannya di kampus. Sedang musimnya iri melihat raut bahagia teman-teman yang berhasil menanggalkan status mahasiswanya. Sedang musimnya mengeluh dan sambat karena penelitian dan skripsi belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sedang musimnya muak akan pertanyaan "semester berapa" "kapan sidang" "kapan wisuda"

Senin, 25 Juni 2018

the perks of being "ga enakan"

Jadi, aku pengen cerita aja, cuman mungkin kurang pandai cara penyampaiannya yang benar, jadi monmaap kalo kata-katanya belepotan dan melenceng dari judul.

Terlahir sebagai orang jawa, yang katanya suka sekali basa-basi dan ga enakan sekedar untuk kesopanan. Well, menurutku ini sangat kurang menguntungkan, terutama untukku.


Jadi orang nggak enakan itu nggak enak. Minjemin duit ke temen, ditagih alesannya belum ada duit, ya sama gw juga kaga ada duit, trus lama-lama jadi ga enak sendiri. ini napa jadi yang minjemin duit yang ngerasa ga enak. Segan nolak permintaan orang. Mau minta tolong ke orang pun sungkan.

Niat basa-basi tapi jatuhnya malah failed. Udahlah, kalo aku mending tutup mulut aja. Itulah gunanya headset dan masker. Mencegah percakapan yang tidak perlu.

Kamis, 07 Juni 2018

sayonara.

One by one they’ve gone. They choose their own path, walk by their dreams. Time passed just too fast. -mbak sasa


Seperti sebuah lagu,
Datang akan pergi.
Lewat akan berlalu.
Ada akan tiada.
Bertemu akan berpisah.
Awal akan berakhir.
Terbit akan tenggelam.
Pasang akan surut.

Setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dan masing-masing dari kita dipertemukan takdir karena sebuah alasan. Hidup memiliki siklus kehidupan, dimana semua yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi telah digariskan. Seberapa besar kamu menolak untuk berubah, perubahan adalah sebuah kepastian, dan kepastian itu adalah ketidakpastian.

Senin, 12 Maret 2018

part time worker.

Di akhir semester ini, aku cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur dan tidur. Sungguh sangat tidak bermanfaat, ya?

Sebenarnya banyak yang harus dilakukan, seperti penelitian, laporan KL dan seminar kelas. Tapi malas. Yaaa dipupuk saja terus itu malasmu, Nad.

Tidak, tidak. Aku tidak sepenuhnya malas kok. Karena seperti yang telah aku ceritakan di beberapa tulisan sebelumnya, aku sudah mengerjakan draf seminar kelas secara bertahap. Laporan KL pun sudah aku serahkan pada dosen pembimbing. Hanya penelitianku saja yang sudah seperti senam poco-poco: maju satu langkah mundur dua langkah. Tapi Allah memang Maha Baik, draf seminar kelas sudah aku rampungkan dengan bantuan Kipran dan kompor dari Fakhri. Bahkan sudah kuserahkan pada komisi akademik departemen minggu kemaren dan sudah mendapatkan dosen pembimbing. Walaupun perkiraanku tentang siapa dosen yang akan membimbing seminarku agak meleset. Dosen yang terpilih agak failed, tapi ya nggak apa-apa. Anggaplah tantangan.

Jadi pada intinya, aku tinggal menunggu revisian dari dosen pembimbing KL dan dosen pembimbing seminar kelas saja.

Kamis, 15 Februari 2018

med-sos addict.

Semakin lama hampir semua aplikasi media sosial mengupdate fiturnya. Selain untuk memudahkan penggunanya, juga tentu saja untuk bersaing dengan aplikasi-aplikasi lain. Aku adalah pengguna media sosial aktif, antara lain Instagram, Twitter, Facebook, Blogger, Line, WhatsApp, LinkedIn, Soundcloud dan Google+. Lumayan banyak aplikasi yang aku gunakan, walaupun handphone murahan yang kapasitas storagenya pas-pasan, yang sering kali harus clear data beberapa aplikasi untuk meringankan kerja ROM handphone yang sangat ringkih, yang makin hari makin lemot dan dikit-dikit hang. Tanda-tanda minta segera diganti nih #nyanyiankode.

Jadi edisi kali ini, aku ingin bercerita alasanku, kenapa tetap bertahan menggunakan aplikasi media sosial sebanyak itu.