Selasa, 26 Juni 2012

ini cerpenku buat tugas BI nya bu Ngatini :)


GITAR TUA
(Nadia Aliyatul Izzah)

Aku tak menyangka, bahwa saat ini aku merindukan kembali saat-saat itu, ketika kau selalu memainkan gitarmu dengan raut muka seolah-olah kau adalah gitaris ternama. Kau lucu sekali kak, pikirku saat itu. Setiap hari kau tak pernah lepas dari gitar itu. Gitar itu sudah seperti pacarmu sendiri. Kau tak pernah melewatkan sedetikpun tanpa dentingan-dentingan gitarmu itu. Dan aku mulai menyukaimu semenjak saat itu.
Entahlah, saat itu aku berpikir, mungkin bagimu tak ada satupun hal yang pentingnya melebihi gitar itu. Itu hanya gitar tua, tapi kau memperlakukannya seolah gitar itu salah sentuh sedikit saja langsung berubah menjadi abu. Aku akui, kau terlihat sangat hebat sekali saat bermain gitar. Kau memainkannya dengan hati sehingga semua lagu terasa makin indah. Dan aku mulai terpesona padamu semenjak saat itu.
Bisakah kau berhenti bermain gitar dengan ekspresi seperti itu kak? Aku gemes sekali. Rasanya aku ingin menggaruk mukamu dengan linggis, ujarku saat itu. Kau tertawa tergelak-gelak. “Liat saja, suatu saat nanti, aku akan membuatmu mengemis-ngemis meminta tanda tanganku dek, katamu bangga. Aku meledak tertawa. Impianmu tinggi sekali kak, tapi kurasa aku tak akan sampai mengemis padamu seperti itu, pikirku.
Saat itu, aku mungkin sangat fanatik terhadapmu. Apapun yang kau suka, tanpa aku sadari, aku juga menyukainya. Apapun yang kau benci, tanpa aku sadari, aku juga membencinya. Aku selalu tahu semua tentangmu, segala seluk beluk tentang dirimu dan kehidupanmu, semua ambisi dan cita-citamu, juga semua kebiasaanmu. Disaat semua orang tengah memuja-muja idola-idolanya dari luar negeri sana, aku justru diam disini dan memujamu. Agak berlebihan mungkin, tapi aku menikmatinya..
Aku masih mengingat saat dimana kau akhirnya menyatakan cinta pada sahabat dekatmu. Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Kau menembaknya dibawah guyuran hujan. Romantis sekali. Kalian memang cocok. Dia adalah perempuan yang paling beruntung menurutku. Dia baik. Dia pantas memilikimu. Tapi, ada riak-riak kemarahan dalam alam bawah sadarku. Aku merasa posisi istimewaku direbut oleh pacar barumu. Kenapa harus dia, kenapa bukan aku?
Meskipun kau sudah punya pacar, tapi kita sudah seperti soulmate yang tak terpisahkan. Kau masih menyisakan waktumu untuk adik kecilmu ini. Kita masih bisa selalu menghabiskan waktu bersama, makan bersama, pulang bersama, jalan-jalan bersama, bercanda bersama. Mungkin saat itu, pribahasa ada gula ada semut’ harus diganti dengan ada kamu ada aku’. Banyak orang berpikir, kita memiliki hubungan yang teramat dekat. Entahlah, aku juga tidak tahu. Tapi yang jelas, aku selalu merasa tenang, nyaman dan terlindungi saat bersamamu. Pacarmu memang pernah cemburu berat karena ini. Tapi untunglah setelah kau menjelaskan padanya, dia mengerti dan semuanya kembali normal.
Bahagiaku itu sederhana, bersamamu saja, aku sudah sangat bahagia. Semuanya akan terasa indah. Hujan deras rasanya seperti hari yang cerah. Badai yang petirnya menyambar-nyambar dengan garangnya rasanya hangat. Kau selalu bisa membuatku tertawa lepas. Aku tidak tau perasaan apa ini, tapi mungkin ini yang orang sebut cinta. Ya, aku sangat mencintaimu, cinta seorang adik kepada kakaknya, mungkin juga lebih dari itu..

Minggu, 17 Juni 2012

I’m on JCC crew


H-2 JCC, 14 Juni 2012
Panitia JCC dari smasa yang terdiri dari perwakilan MPK, OSIS sama ekskul rapat di Lab Biologi. Disitu dibagi siapa aja yang nantinya bertugas jadi border men, fitting room, logistik, dokumentasi, medic sama mobility. Awalnya, aku gista sama tintin jadi fitting person, tapi begitu tau kalo fitting person nggak bakal ikutan jalan, kita bertiga minta masuk logistik yang tugasnya mbagi minum buat pesertanya biar bisa ikutan jalan. Hahaha. Rapatnya itu aslinya cuma bentar. Saking ae molor gara gara pak pur nggak dateng dateng. Aku gista sama tintin malah sempet nonton MVnya One Direction sama ketawa ketawa ngakak bareng mas vicky, mas ary sama adrian. Hebat deh mas shelby, idenya dia super super semua. Wow. Ketum MPK gituloooo wkwkwk

H-1 JCC, 15 Juni 2012
Anak MPK pada ngumpul di bawah pohon beringin. Mbak yuan juga nyuruh aku ikutan ngumpul di bawah pohon beringin. Aku yang lagi mbaca komik Conan di depan KM musholla langsung dateng ke tempat yang disuruh mbak yuan.
Pas mbak yuan nyuruh aku bikin ID Card dan harus jadi hari ini juga. Hah? Kok mbak yuan tau kalo aku bisa bikin ID Card? Perasaan aku nggak pernah bilang kalo aku bisa bikin ID. Aku tanya ke mbak yuan ntar ID nya itu mau dibikin kaya gimana. Dia njelasin panjang lebar. Aku minta laptop buat ngerjain, mbak yuan ngasih laptopnya mas shelby. Eh tapi loadingnya lamaaaaaaaaaaaa banget -_- padahal kata didit itu laptop baru. Tapi herannya pas di pegang ipat, tuh laptop fine fine aja :3 sayangnya nggak ada program corel di laptopnya mas shelby, adanya photoshop. Puh aku kan nggak bakat photoshop. Karena buntu, akhirnya aku sama mbak yuan ke kantin dulu dengan alasan nyari inspirasi bermodus beli beli. Gitu pas ipat bilang mau berangkat sholat jumat. Aku langsung ngeliat jam.
“ipat, sekarang masih jam 10 -_-“
“jam 11”
“jam 10 pat, jamku loh sek jam 10”
“jam leptopnya mas shelby jam 11”
“jam hapeku juga jam 10 pat”
“jam 11 ini looo”
“-________-“
Rajin amat mau berangkat sholat jum’at jam segini. Mau mbantu ngepel masjidnya ta? -_- akhirnya ipat yang ngerjain ID Cardnya pake word dibantu mbak yuan.

Hari H. 16 Juni 2012
Panitia diperbolehkan buat nggak masuk sekolah paginya, soalnya siangnya harus kerja keras. Kita diijinkan istirahat di rumah. Asiiiik libuuur. Jarang jarang nih wkwkw. Dan aku sangat memanfaatkan waktu 12 jam untuk istirahat ini dengan sebaik baiknya, salah satunya adalah dengan mbatalin nonton pensi pega hanya untuk tidur sampe jam 9 pagi. Pas twitteran. Laksa sms nyuruh aku dateng ke sekolahan soalnya ada perpisahannya bu Kiki. Tapi kan aku belom mandi -_- aku baru mandi jam 11 pas langsung berangkat ke sekolah. Aku nyampe sekolah jam 12. Dan sekolah sudah sepi. Sepertinya aku terlambat -.- bu kiki, maaf :(

12.00 WIB
Panitia ngumpul di sekolah dengan dress code atasan putih-celana jeans dan atasan item-celana jeans buat border men. Soalnya nanti itu, berangkatnya bareng bareng ke Jaya Abadi Motor. Sedang motornya anak-anak dititipin di parkiran sekolah. Aku mbak tantri mbak vilda bareng mas hilkam ipat sama bram langsung beli berkardus-kardus aqua gelas buat minum nanti.

12.30 WIB
Semua panitia udah ada di Jaya Abadi Motor. Tapi peserta JCC dari smasa yang dateng baru 1-2 anak doang, dan mereka langsung ke lantai atas buat make up. Di bawah, mbak yuan, etha’ mbak kirana sama oci’ mbagi jas MPK sama ID Card buat panitia. Semuanya pake jas itemnya MPK kecuali panitia yang nggak ikut jalan. Setelah itu kita duduk leye leye sama guyon guyon. Salahnya anak anak adalah harusnya mereka nggak bikin aku ketawa, soalnya aku kalo udah ketawa susah berhentinya wkwk -_-

Sabtu, 16 Juni 2012

and the reason is you...

Pernah ada yang bilang, “kamu cantik banget kalo gitu…”

Orang yang sama juga pernah bilang, “gitu terus laa kamu tiap hari. Pas jerawatnya ilangnoo. Pas kalo jerawatnya ilang, jalannya yang tegak, trus pake parfum yang wangi”

Dia juga bilang “puh idamanku kamu beneran kamu kalo udah beneran gitu, ntar tak fotoin kamu tiap hari, tak anterin kemanapun kamu mau pergi..”

Dia bilang aku cantik, he said that over and over…. Entah itu lewat DM twitter, lewat sms, bahkan ngomong langsung. Dia bilang itu belum lama. Belum genap 4 bulan malah. Haha. Awalnya aku memang nggak percaya. Dia kan suka bercanda disaat aku lagi serius. Dan suka serius disaat aku lagi bercanda.
Dan aku nggak main main nanggepin pujian sama saran sarannya itu. Aku serius pengen jadi kaya yang dia pengen. Dia nyadarin aku, kalo aku ini cewek, dan aku udah besar. Harusnya di jaman jaman sekarang ini aku ngerawat diri. Bukannya cuek nggak peduli kaya gini. Hahaha.

Kamis, 14 Juni 2012

8 days's deskmate :)


Ujian kenaikan kelas kali ini, kelas X4 satu ruangan sama XI IA 4 sama XI IA 5 di ruang 6 sama ruang 7. Nah, aku kedapetan ruang 7 dengan nomer ujian 104-131 trus urutan duduk di bangku nomer 11.

Namanya Anak Agung Gede siapaaaaa gitu, lupa aku. Anak XI IA 5 yang harus duduk satu bangku sama aku selama 8 hari selama ujian kenaikan kelas. Nama panggilannya mas Agung. Untung aja aku tau nama panggilannya, soalnya kalo enggak, aku pasti manggil dia Mas Anak hahaha. Katanya Afan, Mas Agung itu anak bridge. Oh pantes mukanya familiar banget, kan anak bridge mesti make kelas X4 kalo latihan.
Halo mas Agung, aku Nadia, 15yo, anak pertama dari 3 bersaudara. salam kenal hehe :-D

Selama ujian, aku nggak sengaja ngamatin kebiasaannya dia. Bukan maksut apa. Tapi aku anaknya kan suka merhatiin orang hehe. Dan yang bikin aku merhatiin mas Agung ini karena masalahnya kebiasaannya Mas Agung hampir sama kaya aku. Mungkin kebiasaan yang aku maksut disini bisa aja dilakuin sama orang lain juga. Tapi aku ngerasa aku punya kesamaan sama kakak kelasku yang satu ini..

moonlight :o

Halo bulan :)
Aku nggak habis pikir lo, kenapa semua orang bisa terpesona sama kamu. Sinarmu memang memukau. Aku sadari itu. Mungkin banyak orang berpikir, langit malam sudah sangat indah walaupun hanya bulan yang bersinar terang disana. Lalu kemanakah bintang?
Bintang itu ada banyak. Terlalu banyak malah. Tapi dari bumi, mereka terlihat sangat kecil, terlalu sepele mungkin bagi kebanyakan orang. Bintang yang paling dekat dengan bumi hanya matahari. Dan tak ada satupun manusia yang mampu melihat matahari secara langsung. Sinar matahari terlalu kuat. Sehingga semua mata tertuju padamu bulan. Padahal sinarmu itu palsu. Itu sinar bintang! Kau memantulkan sinar milik bintang! Sinarnya sangat dahsyat, tapi mereka tak terlihat. mereka hanya mampu memperlihatkan sinarnya sebagai kerlipan-kerlipan mungil di langit malam sana. Mereka tak sanggup mengambil perhatian semua orang darimu bulan. Bintang mengalah untukmu bulan. Dan mungkin sudah begitulah jalannya…
Lagi lagi aku nggak habis pikir. Mereka menginginkanmu. Mereka hanya ingin bulan, cuma bulan dan nggak ada yang lain. Bahkan sampai diciptakan lagu ‘ambilkan bulan’. Ckck. Kamu hebat bulan, aku salut. Mungkin mereka memang hanya butuh bulan sebagai penerang gelap malam dan bintang hanya sebagai tokoh sampingan yang tidak penting. Mereka memilihmu bulan. Lemme say, wow! Congrats yaaa!

Rabu, 06 Juni 2012

it almost 4 years :)


Besok mata ujiannya KIMIA. Dan kalo aku memang bener-bener pengen masuk jurusan IPA, aku harus dapet nilai diatas 8 buat pelajaran MIPA, bukan hanya sekedar nilai SKM + 3 doang. Dan berkaitan dengan yang aku sebutin barusan, harusnya aku belajar yang tekun. Tapi kejadian siang ini ngebuat aku lagi pengen galau.. *ngelempar buku kimia ke kolong tempat tidur*
***
Mencintai diam diam itu mmmmm… ada enak sama nggak enaknya..
Enaknya itu, kita bebas mencintai seseorang tanpa perlu membuat orang itu merasa risih dan menjauh dari kita. Seulas senyuman dan sapa hangat dari mereka bisa merubah hari kita menjadi lebih indah. Dekat dengan mereka bisa membuat kita serasa melayang. Tapi mereka merasa, karena mereka nggak tau kalo kita diam diam mencintai mereka. Mencintai mereka dari kegelapan..
Kalo nggak enaknya itu, banyaaak :3
Salah satunya itu perasaan kita jadi nggak dianggep. kita akan selalu ngerasa seandainya kita jujur tentang perasaan kita, maka kita merasa semuanya akan hancur. Mereka mungkin akan menjauh, yang awalnya deket bisa jadi renggang, yang awalnya sahabatan bisa jadi strangers, yang awalnya nggak begitu kenal bisa makin jauuuuh. Kalo kita memutuskan buat mencintai diam diam, maka kita harus siap akan segala kemungkinan yang akan terjadi nantinya. Sepintar-pintarnya rahasia ditutupin, suatu saat pasti akan kebongkar juga. Sukur sukur kalo mereka juga naksir kita, nah kalo enggak? Gimana? Belum tentu bisa kaya dulu lagi kan? Mungkin memang masih ada kemungkinan, tapi itu….jarang.
***